IDENTIFIKASI NYERI AKUT PADA PASIEN POST OPERASI APPENDICTOMY HARI PERTAMA MENGGUNAKAN INSTRUMEN PEMANTAU NYERI VISUAL
DOI:
https://doi.org/10.59981/j9ycp712Keywords:
nyeri, appendectomy, pemantau nyeri visualAbstract
Kasus appendisitis menjadi salah satu penyakit yang sering dijumpai dalam bidang bedah abdomen. Tindakan invasif yang biasa dilakukan untuk mengangkat appendisitis disebut appendektomi. Respon yang paling sering dijumpai setelah tindakan appendektomi adalah nyeri karena adanya kerusakan jaringan dan ujung-ujung saraf. Rasa nyeri bersifat multidimensi dan subjektif sehingga menjadi hal menantang karena pasien menjadi bukti akurat dalam menilai intensitas nyeri. Penilaian nyeri sudah semestinya dilakukan tanpa memandang usia, cara komunikasi, pengetahuan dan lainnya. Tujuan penelitian yaitu Melakukan penilaian nyeri pada pasien post operasi appendictomy hari pertama melalui proses keperawatan yang tepat dan benar sesuai masalah keperawatan nyeri akut yang diidentifikasi dengan instrument pemantau nyeri visualMetode yang digunakan dalam penulisan yaitu case report yang dilakukan pada hari pertama pasien post operasi appendectomy dengan 3 kali kunjungan pemantauan. Setelah dilakukan intervensi keperawatan terhadap pasien dalam pemantauan nyeri pasca operasi appendectomy selama 3 kali kunjungan didapatkan adanya perubahan dan perbedaan hasil pemantauan dari kedua pasien. Kedua pasien mengatakan tidak merasa terganggu terkait intervensi pemantauan nyeri yang dilakukan mandiri oleh pasien karena ini hanya memerlukan waktu kurang dari 2 menit. Pasien juga mengatakan tidak merasa sulit dalam pengisian instrument karena bentuk tulisan yang jelas disertai dengan gambar sehingga pasien merasa dimudahkan. penggunaan instrument pemantau nyeri visual memudahkan pasien dalam mengungkapkan nyeri yang dirasakan serta membantu efektifitas perawat dalam pemberian intervensi nyeri pasien. Dalam hal ini perawat dapat secara efektif dan efisien memutuskan pemberian terapi farmakologi, nonfarmakologi atau kombinasi untuk meredakan nyeri pasien. Sehingga dapat mempercepat waktu rawat inap dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Downloads
References
Afni Ismail, N., Suciaty, S., & Ramlan Ramli, R. (2020). Gambaran Efektivitas Penanganan Nyeri Post Operasi Appendisitis Di Rsud Undata Palu Tahun 2019. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 2(3), 125–130. https://doi.org/10.31970/ma.v2i3.64
Alfonsin, M. M., Chapon, R., de Souza, C. A., Genro, V. K., Mattia, M. M., & Cunha-Filho, J. S. (2019). Correlations among algometry, the visual analogue scale, and the numeric rating scale to assess chronic pelvic pain in women. European journal of obstetrics & gynecology and reproductive biology: X, 3, 100037.
Amartyas Prameswary Yustika Dp (2022) Evaluasi Kemudahan Penggunaan Instrumen Pemantau Nyeri Visual (Pemanis) pada Pasien dengan Nyeri. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Di Saverio, S., Podda, M., De Simone, B., Ceresoli, M., Augustin, G., Gori, A., Boermeester, M., Sartelli, M., Coccolini, F., Tarasconi, A., De’ Angelis, N., Weber, D. G., Tolonen, M., Birindelli, A., Biffl, W., Moore, E. E., Kelly, M., Soreide, K., Kashuk, J., … Catena, F. (2020). Diagnosis and treatment of acute appendicitis: 2020 update of the WSES Jerusalem guidelines. World Journal of Emergency Surgery, 15(1), 1–42. https://doi.org/10.1186/s13017-020-00306-3
Hadinata, Dian, and Awaludin J. Abdillah. Metodologi Keperawatan. Edited by Wahyuni, Sri, CV WIDINA MEDIA UTAMA, 2022.
Jones MW, Lopez RA, Deppen JG. Appendicitis. [Updated 2022 Oct 24]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-.
Karcioglu, O., Topacoglu, H., Dikme, O., & Dikme, O. (2018). A Systematic Review Of The Pain Scales In Adults: Which To Use? American Journal Of Emergency Medicine, 36(4), 707–714. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ajem.2018.01.008
Kesehatan, F., Bangsa, U. H., Pertiwi, S., Sukmaningtyas, W., & Khasanah, S. (2021). 889-Article Text-5795-1-10-20211229.
Kim, D., Chae, Y., Park, H. J., & Lee, I. S. (2021). Effects of Chronic Pain Treatment on Altered Functional and Metabolic Activities in the Brain: A Systematic Review and Meta-Analysis of Functional Neuroimaging Studies. Frontiers in Neuroscience, 15(July), 1–15. https://doi.org/10.3389/fnins.2021.684926
Maliga, M., Sjattar, E. L., & Syahrul, S. (2019). Efektifitas Edukasi Terpadu Dalam Meningkatkan Efikasi Diri Pasien Pasca Operasi Total Hip dan Knee Replacement di Rumah Sakit. ABDIMASKU: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(1), 12-17.
Metanfanuan, R. jonathan K. (2021). Global Health Science. Global Health Science, 6(1), 34–37. http://jurnal.csdforum.com/index.php/ghs
Nguyen A, Lotfollahzadeh S. Appendectomy.
[Updated 2022 Dec 3]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-.
Patti, M. G., & Nurczyk, K. (2020). Techniques in Minimally Invasive Surgery: How i Do It. In Journal of Laparoendoscopic and Advanced Surgical Techniques (Vol. 30, Issue 6). https://doi.org/10.1089/lap.2020.0169
Podda, M., Gerardi, C., Cillara, N., Fearnhead, N., Gomes, C. A., Birindelli, A., Mulliri, A., Davies, R. J., & Di Saverio, S. (2019). Antibiotic treatment and appendectomy for uncomplicated acute appendicitis in adults and children: A systematic review and meta-analysis. Annals of Surgery, 270(6), 1028–1040. https://doi.org/10.1097/SLA.0000000000003225
Zieliński Jakub, Morawska-Kochman Monika, Zatoński Tomasz: Pain assessment and management in children in the postoperative period: A review of the most commonly used postoperative pain assessment tools, new diagnostic methods and the latest guidelines for postoperative pain therapy in children, Advances in Clinical and Experimental Medicine, Uniwersytet Medyczny im. Piastów Śląskich we Wrocławiu, vol. 29, no. 3, 2020, pp. 365-374, DOI:10.17219/acem/112600
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



