EFEKTIVITAS TERAPI AKUPUNKTUR KOMBINASI TEH DAUN JATI BELANDA TERHADAP PERUBAHAN BODY MASS INDEX PADA KASUS OVERWEIGHT MAHASISWA DI JURUSAN AKUPUNKTUR POLTEKKES SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.59981/adtg0288Keywords:
overweight, body mass index, terapi akupunktur, teh daun jati belandaAbstract
Overweight didefinisikan sebagai penumpukan lemak yang berlebih pada jaringan adiposa, yaitu pada daerah perut maupun daerah lain seperti lengan dan paha.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas terapi akupunktur kombinasi teh daun jati belanda terhadap perubahan body mass index pada kasus overweight Mahasiswa di Jurusan Akupunktur Poltekkes Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan mulai Februari sampai April bertempat di Jurusan Akupunktur Poltekkes Kemenkes Surakarta. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 44 mahasiswa (laki-laki berjumlah 16 mahasiswa dan perempuan berjumlah 28 mahasiswa). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain “Quasy-experimental design” rancangan penelitian “two groups pre and post test design” dan instrument penelitian menggunakan skala ukur klasifikasi body mass index. Hasil uji hipotesis dengan uji Mann Whitney U Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil dari uji tersebut menunjukkan Ha diterima dan H0 ditolak. Terapi akupunktur kombinasi teh daun jati belanda efektif terhadap perubahan body mass index pada kasus overweight mahasiswa di Jurusan Akupunktur Poltekkes Surakarta.
Downloads
References
Andita, N., & Asna, A. F. (2020). Hubungan Tingkat Stres dan Asupan Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Kegemukan Remaja di Kota Bekasi. Jurnal Pangan Kesehatan Dan Gizi, 1. https://doi.org/https://doi.org/10.54771/jakagi.v3i1
Christiyawati, M. D., Sumanto, & Purwanto. (2020). Pengaruh Terapi Akupunktur terhadap Metabolisme Glukosa pada Penderita Overweight dan Obesitas di Kelurahan Mojosongo, Surakarta. Jurnal Keterapian Fisik, 13–20.
Dwi, M., Sari, K., Cahyaningrum, P. L., Bagus, I., & Suta, P. (2021). Penggunaan Kapsul Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) Untuk Mengatasi Obesitas. Jurnal Widya Kesehatan, 1, 1–7.
Kemenkes. (2019a). Tabel Batas Ambang Indeks Massa Tubuh (IMT). [online]. (diupdate 6 September 2019). https://p2ptm.kemkes.go.id/infographicp2ptm/obesitas/tabel-batas-ambang-indeks-massa-tubuh-imt (diakses 13 Januari 2023).
Kemenkes. (2019b). Yuk, Cek Indeks Massa Tubuh (IMT). [online]. (diupdate 06 September 2019). https://p2ptm.kemkes.go.id/infographicp2ptm/obesitas/yuk-cek-indeks-massa-tubuh-imt (diakses 13 Januari 2023).
Nugroho, P. S. (2020). Jenis Kelamin dan Umur Berisiko terhadap Obesitas pada Remaja di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 110–114.
Payadnya, I. P. A. A., & Jayantika, I. G. A. N. T. (2018). Panduan Penelitian Eksperimen Beserta Analisis Statistik dengan SPSS (Edisi Pert). deepublish. https://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results
Riskesdas. (2018). Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. In Kementerian Kesehatan RI.
Sabalurien, F. R. (2018). Kecemasan Wanita Terhadap Obesitas. Psikoborneo, 6(4), 560–567.
Saputra, K. (2017). Akupunktur Dasar (K. Saputra (ed.); 2nd ed.). Airlangga University Press.
Septianti, M. W., & Mintarsih, S. N. (2020). Pengaruh Pemberian Air Minum plus Buah terhadap Berat Badan dan Persen Lemak Tubuh pada Wanita Dewasa Overweight. Jurnal Nutrisia, 22(2), 60–67. https://doi.org/10.29238/jnutri.v22i2.38
Shao, J., Li, C., Bai, L., Ni, X., Ge, S., Zhang, J., & Zhao, H. (2022). Recent evidence in support of traditional chinese medicine to restore normal leptin function in simple obesity. Heliyon, 8(December 2021), e09482. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09482
Supriani, A., Rosyidah, N. N., & Hardiyanti, T. (2019). Pengaruh Pemberian Teh Daun Jati Belanda Terhadap Perubahan Kadar Kolesterol Pada Masyarakat Penderita Hiperkolesterol. Journals of Ners Community, 10, 85–96.
Tandra, H. (2019). Gaya Hidup Enak Menurunkan Berat Badan (L. Mayasari (ed.); 1st ed.). Rapha publishing.
Ujiani, S. (2015). Hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kadar kolesterol penderita obesitas rsud abdul moeloek provinsi lampung. Jurnal Kesehatan.
Velazquez, A., & Apovian, C. M. (2018). Updates on obesity pharmacotherapy. Obesity Pharmacotherapy, 1411, 106–119. https://doi.org/10.1111/nyas.13542
Wahyuningsih, R., & Pratiwi, I. G. (2019). Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Kegemukan pada Remaja DI Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Mataram. Jurnal AcTion, 4, 163–167. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30867/action.v4i2.180
Wang, L., Huang, W., Wei, D., Ding, D., Liu, Y., Wang, J., & Zhou, Z. (2019). Mechanisms of Acupuncture Therapy for Simple Obesity : An Evidence-Based Review of Clinical and Animal Studies on Simple Obesity. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2019.
Wang, L., Yu, C. C., Li, J., Tian, Q., & Du, Y. J. (2021). Mechanism of Action of Acupuncture in Obesity: A Perspective From the Hypothalamus. Frontiers in Endocrinology, 12(April), 1–15. https://doi.org/10.3389/fendo.2021.632324
WHO. (2021). Obesity and overweight. [online]. (diupdate 09 Juni 2021). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight#:~:text=overweight is a BMI greater,than or equal to 30 (diakses 18 Januari 2023).
Zhang, Y., Li, J., Mo, G., Liu, J., Yang, H., Chen, X., Liu, H., Cai, T., Zhang, X., Tian, X., Zhou, Z., & Huang, W. (2018). Acupuncture and Related Therapies for Obesity : A Network Meta-Analysis. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



