PENGARUH JUS MENTIMUN DENGAN DOA KESEMBUHAN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANTUL I
DOI:
https://doi.org/10.59981/c6ykv183Keywords:
Hipertensi, Lansia, Mentimun, Doa KesembuhanAbstract
Hipertensi merupakan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi semakin meningkat dengan bertambahnya usia karena pembuluh darah arteri mengalami penurunan elastisitas, sehingga menyebabkan respon pembuluh darah kurang. Salah satu sumber daya yang dimanfaatkan dalam mengontrol tekanan darah adalah mentimun. Pengobatan selain dengan terapi menggunakan mentimun juga dapat menggunakan terapi spiritual yang berfungsi untuk menurunkan hipertensi pada lansia salah satunya dengan berdoa kepada Allah. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus mentimun dengan do’a kesembuhan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengambil populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi lansia usia 60-74 tahun di wilayah kerja Puskesmas Bantul I yang berjumlah 30 orang. Dengan metode penelitian quasi eksperimental design adalah kelompok yang diambil tidak dengan cara random. Desain ini mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak berfungsi penuh untuk mengontrol variabel-variabel luar yang dapat mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Desain penelitian ini adalah non-equivalent control group design. Berdasar hasil uji paired t test menunjukkan ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi pada sebelum dan sesudah pemberian jus mentimun dengan doa kesembuhan. Sedangkan kelompok kontrol menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik antara sebelum dan sesudah perlakuan. Jus mentimun dengan doa kesembuhan berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Bantul I.
Downloads
References
Abdul Muhith, S. S. (2016). Pendidikan Keperawatan Gerontik.
Abu Ayyub El-Faruqi. (2016). Keajaiban Doa & Dzikir Rasulullah Sehari-Hari.
Ainurrafiq, A., Risnah, R., & Ulfa Azhar, M. (2019). Terapi Non Farmakologi Dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review. Mppki (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal Of Health Promotion, 2(3), 192–199. Https://Doi.Org/10.31934/Mppki.V2i3.806
Badan Pusat Statistik. (2019). Katalog: 4104001. Statistik Penduduk Lanjut Usia Di Indonesia 2019, Xxvi + 258 Halaman.
Bkkbn. (2019). Info Demografi Vol 1 Tahun 2019. Bkkbn, 1, 1–16. Https://Www.Bkkbn.Go.Id/Po-Content/Uploads/Info_Demo_Vol_1_2019_Jadi.Pdf
Candra Kusuma, Erna, A. (2017). The Effect Of Cucumber Juice (Cucumis Sativus) To Blood Pressure Drop In Elderly Hypertension Patients At Tresna Werdha Budi Sejahtera Social Institution Of Banjarbaru South Borneo 2017 Candra Kusuma , Erna , Anna Nursing Science Bachelor Study Program. 000, 1–7.
Dhonna Anggreni, Erfiani, F. (2020). Pengaruh Jus Mentimun Terhadap Tekanan Darah Wanita Menopause Yang Mengalami Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 8(1), 8–11. Https://Doi.Org/10.36858/Jkds.V8i1.163
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. (2019). No Title.
Elvira Miranda. (2017). Efektifitas Pemberian Campuran Jus Mentimun ( Cucumis Sativus L .) Dan Wortel ( Daucus Carota L .) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi.
Endang Triyanto. (2017). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu.
Hermawan, N. S. A., & Novariana, N. (2018). Terapi Herbal Sari Mentimun Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 1–8. Https://Doi.Org/10.30604/Jika.V3i1.69
Hilda Nur Afriani, Rohman Azzam, B. M. N. (2018). Pengaruh Do’a Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis (Ggk) Pre-Hemodialysis. Jurnal Keperawatan Silampari, 10(2), 1–15.
Ivana, T., Martini, M., & Christine, M. (2021). Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Pstw Sinta Rangkang Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 6(1), 53–58. Https://Doi.Org/10.51143/Jksi.V6i1.263
Kemenkes Ri. (2017). Analisis Lansia Di Indonesia. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan Ri, 1–2. Www.Depkes.Go.Id/Download.Php?File=Download/.../Infodatin Lansia 2016.Pdf%0a
Kemenkes Ri. (2019). Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Kementrian Kesehatan Ri, 1–5. Https://Pusdatin.Kemkes.Go.Id/Resources/Download/Pusdatin/Infodatin/Infodatin-Hipertensi-Si-Pembunuh-Senyap.Pdf
Kristen L. Mauk. (1982). Gerontological Nursing. In Special Care In Dentistry (Vol. 2, Issue 5). Https://Doi.Org/10.1111/J.1754-4505.1982.Tb00055.X
Lismawati, L., & Sari, P. . (2018). Efektifitas Spiritual Emosional Freedom Therapy Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Diatas 65 Tahun Yang Mengalami Hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Dan Diseminasi Penelitian Kesehatan Stikes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya Isbn:978-602-72636-3-5, September.
Maiyana, E. (2018). Pemanfaatan Android Dalam Perancangan Aplikasi Kumpulan Doa. Jurnal Sains Dan Informatika, 4(1), 54–65. Https://Doi.Org/10.22216/Jsi.V4i1.3409
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis Edisi 4.
Oktaviarini, E., Hadisaputro, S., Suwondo, A., & Setyawan, H. (2019). Beberapa Faktor Yang Berisiko Terhadap Hipertensi Pada Pegawai Di Wilayah Perimeter Pelabuhan (Studi Kasus Kontrol Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas Ii Semarang).
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 4(1), 35. Https://Doi.Org/10.14710/Jekk.V4i1.4428
Pertami, S. B., Rahayu, D. Y. S., & Budiono, B. (2017). Effect Of Cucumber (Cucumis Sativus) Juice On Lowering Blood Pressure In Elderly. Public Health Of Indonesia, 3(1), 30–36. Https://Doi.Org/10.36685/Phi.V3i1.93
Riski Arisandi. (2020). Tinjauan Pustaka High Intensity Focused Ultrasound : Terapi Non-Invasif Efektif High Intensity Focused Ultrasound : An Effective Non-Invasive Teraphy. Jurnal Kedokteran Meditek, 26(1), 31–35.
Ruth Lindquist, Mary Fran Tracy, M. S. (2018). Complementary And Alternative Therapies In Nursing.
Salakory, J. A. (2019). Asuhan Keperawatan Pemberian Jus Mentimun Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wamlana Kecamatan Fena Leisela Kabupaten Buru. Global Health Science, 3(4), 339–345.
Saputra, M. H., Muhith, A., & Fardiansyah, A. (2017). Analisis Sistem Infromasi Faktor Resiko Hipertensi Berbasis Posbindu Di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Prosiding Seminar Nasional Seri Ke-1 Tahun 2017, 1995, 7–17.
Sartik, S., Tjekyan, R. S., & Zulkarnain, M. (2017). Risk Factors And The Incidence Of Hipertension In Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 180–191. Https://Doi.Org/10.26553/Jikm.2017.8.3.180-191
Septiawan Dkk. (2018). Studi Deskriptif Karakteristik Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping Ii Yogyakarta. Prosiding Konferensi Nasional Ke- 7 Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (Appptma).
Sinaga, Wanto & Ayus, A. (2021). Studi Experimen Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Jurnal Fenomena Kesehatan,4(1), 487 - 493.
Sugiono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.
Sulis Setiawan, I., & Dewi Sunarno, R. (2022). Terapi Jus Mentimun Untuk Menurunkan Tekanan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(1), 276–283.
Supriyono. (2018). Analisa Sistem Penjaminan Mutu Internal Pembiayaan Perguruan Tinggi Dengan Pendekatan Gap Analysis ( Studi Kasus : Perguruan Tinggi X ). Jurnal Teknik Dan Manajemen Industri, 1(1), 29–36.
Tarigan, A. R., Lubis, Z., & Syarifah, S. (2018). Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Keluarga Terhadap Diet Hipertensi Di Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu Tahun 2016. Jurnal Kesehatan, 11(1), 9–17. Https://Doi.Org/10.24252/Kesehatan.V11i1.5107
Tjiptaningrum, A., & Erhadestria, S. (2016). Manfaat Jus Mentimun (Cucumis Sativus L.) Sebagai Terapi Untukhipertensi. Majority, Volume 5, 1
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



