EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG RASIONALITAS PENGOBATAN HIPERTENSI DAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES PADA MASYARAKAT DESA KARANG ASIH, CIKARANG UTARA
DOI:
https://doi.org/10.59981/00mx9951Keywords:
Hipertensi, Edukasi Kesehatan, Diabetes Mellitus, Rasionalitas PengobatanAbstract
Hipertensi dan diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Salah satu faktor utama dalam pengelolaan penyakit ini adalah kepatuhan terhadap terapi pengobatan yang rasional. Namun demikian, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara tepat dan berkelanjutan masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai rasionalitas pengobatan hipertensi dan diabetes melitus di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara. Penelitian menggunakan eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap 30 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel secara mudah. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi. Sebelum edukasi dilaksanakan, sebanyak 76,7 % responden berada pada kategori pengetahuan yang rendah. Setelah pelaksanaan edukasi, sebanyak 46,7 % responden memiliki tingkat pengetahuan yang sangat baik, dan 33,3 % berada pada kategori pengetahuan yang baik. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Samples t-test menunjukkan nilai p lebih kecil dari 0,05, yang menunjukkan bahwa edukasi kesehatan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengobatan yang rasional. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit kronis.
Downloads
References
Anita, S. and Indrawati (2024). ‘Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi dengan Perubahan Tekanan Darah pada Lansia Di Posyandu Lansia’, pp. 52–61.
Fitriyaningsih, E. et al. (2021) ‘Peningkatan pengetahuan lansia dengan edukasi gizi penyakit hipertensi’, Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 3(2), p. 47. Available at: https://doi.org/10.30867/pade.v1i2.705.
Hidayah, N., Khaeriah, B. and Sariyani, M.D. (2025) ‘Effectiveness of Community-Based Health Education in Enhancing Dengue Prevention in Remote Areas’, 02(2), pp. 89–98.
IDF Diabetes Atlas (2025).
Ihsan, M. and Adisasmita, A.C. (2023) ‘H ubungan Hipertensi dengan Kejadian… (Maulidiah Ihsan, Asri C. Adisasmita)’, 6604(2), pp. 51–61.
Kementrian Kesehatan (2016) Profil Kesehatan.
McGuire, D. (2011) ‘Adult learning theories’, Human Resource Development: Theory and Practice, (11), pp. 64–78. Available at: https://doi.org/10.4135/9781446251065.n7.
Nieuwlaat, R. et al. (2024) ‘Interventions for enhancing medication adherence’, Cochrane Database of Systematic Reviews, 2014(11). Available at: https://doi.org/10.1002/14651858.CD000011.pub4.
Putri, G., Darmawati, S. and Khamaruddin, M. (2022) ‘Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus dan Hipertensi Sejak Dini di Panti Asuhan Khaira Ummah Demak Sebagai Sebuah Kewaspadaan di Masa Pandemi’, Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI), 1(3), pp. 10–13.
Rahayu, S. et al. (2025) ‘Penyegaran Kader ‘ Aisyiyah tentang Diabetes Mellitus melalui Edukasi Kesehatan’, 5(Dm), pp. 66–72.
soebagijo adi soelistijo (2021) Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2021, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Available at: https://pbperkeni.or.id/unduhan.
Zainuddin (2019) ‘Perbedaan Efektifitas Media Poster Dan Media Audio Visual Video Terhadap Pengetahuan Penderita Hipertensi (Studi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pakong Kabupaten Pamekasan).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Medika Mengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.


