EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKITDIABETES TERHADAP ANAK MUDA
DOI:
https://doi.org/10.59981/xkzp7m24Keywords:
Diabetes melitus, Edukasi, Pengetahuan, Sekolah, SiswaAbstract
Kasus diabetes melitus berpotensi besar menyerang remaja yang sering mengonsumsi makanan cepat saji tanpa diimbangi dengan pola hidup sehat. Data menunjukkan 87% remaja sering mengonsumsi fast food atau junk food. Untuk memberikan edukasi memahami mengenai penyakit diabetes pada usia remaja kepada para siswa/i di MAN 1 Bekasi. Sosialisasi dilakukan dengan cara penyampaian materi secara langsung kepada responden dengan media yang digunakan yaitu power point presentation. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa sekolah dari MAN 1 Bekasi berjumlah 25 orang, dilaksanakan selama 120 menit, terdiri dari 10 menit pretest, 90 menit penyampaian materi dan sesi tanya jawab, dan kemudian diakhiri dengan posttest selama 15 menit. Berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan terdapat 11 orang pada nilai pretest sebelum melaksanakan kegiatan yang mendapatkan nilai 70 (cukup baik) dan posttest setelah melakukan pemaparan materi terdapat 8 orang dengan nilai 100 (baik) terdapat peningkatan pengetahun dengan kategori baik bahwa hampir semua siswa yang mengikuti kegiatanpenyul dapat menerima pengetahuan dengan baik setelah diberi edukasi. Kegiatan sosialisai ini dianggap berhasil terlihat pada peningkatan hasil evaluasi dan meningkatnya pemahaman peserta tentang penyakit diabetes.
Downloads
References
Adillah, A., Dewi, M. S., Fauziah, D. R., Gyanata, N., Nurpadilah, N., Agustin, S., Fajar, W., Studi, P., Farmasi, S., Kesehatan, F. I., Suherman, U. M., & Barat, J. (2023). Sosialisasi Bahaya Rokok Dikalangan Remaja Dengan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram, 1(1), 47–52.
Anwar, Y., Dimas An-Naf, M., Putri Lathiifah, M., Tiana, L., Hardianti, R., Puspitasari, D., Dewi Maharani, E., Khorotun Fadillah, N., Tibbiya, F., Najmah, L., Kartika, K., Apriadi, J., Astuti, S., Alicia, A., Mahmudah, N., & Mareta Dwi Editia, I. (2022). Penyuluhan Penyakit Diabetes Mellitus kepada Remaja Sekolah Menengah Atas di Jakarta Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 1(2), 43–53.
Febrinasari, R. P., Sholikah, T. A., Pakha, D. N., & Putra, S. (2020). Buku Saku Diabetes Melitus Untuk Awam (Edisi I. Issue November).
Hartono, H., & Ediyono, S. (2024). Hubungan Tingkat Pendidikan, Lama Menderita Sakit Dengan Tingkat Pengetahuan 5 Pilar Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kbu Raya Kalimantan Barat. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 9(01), 49–58.
Iftah, M., Dewi, M. S., Putri, A. A., Dwiyanti1, E., Alaidarahman, N., Maharani, N., Adiwisastra, N. G., & Hashim1, S. H. R. (2024). Upaya Peningkatan Kesadaran Akan Kesehatan Pada Generasi Z Untuk Aktif Hidup Sehat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram, 2(1), 56–61.
Riskawaty, H. M. (2022). Penyuluhan Kesehatan: Identifikasi Resiko Diabetes Melitus Pada Remaja Di Sma 8 Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Tahun 2022. Jurnal Lentera, 2(1), 185–192.
Silalahi, L. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Promkes, 7(2), 223.
Tandi, J., Toding, F. A., Riani, N. P. I., & Dewi, A. (2023). Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Diabetes. 02(01), 1–6.
Tandra, H. (2020). Dari Diabetes Menuju Kaki. Jakarta: Pt Gramedia Pustaka Utama Kompas Gramedia Building Blok I, Lantai 5 Ji. Palmerah Barat.
Ulya, N., Zanetha, A., Sibuea, E., Purba, S. S., Ikka, A., & Herbawani, C. K. (2023). Analisis faktor risiko diabetes pada remaja di indonesia. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(1), 2332–2341.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Medika Mengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.


