EDUKASI SEKSUAL SEHAT DAN BERTANGGUNG JAWAB BAGI REMAJA DI SMKN 1 LOPOK
DOI:
https://doi.org/10.59981/8g4m3f90Keywords:
edukasi seksual, pendidikan kesehatan, remajaAbstract
Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan sehingga memerlukan pemahaman yang memadai mengenai kesehatan seksual dan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko serta masalah kesehatan reproduksi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai edukasi seksual melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan interaktif melalui pretest, penyampaian materi, diskusi, dan posttest pada 30 siswa kelas X dan XI SMKN 1 Lopok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 55,33% sebelum penyuluhan menjadi 86,55% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi seksual efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan seksual dan reproduksi.
Downloads
References
Bratajaya, C.N.A., Sartika, A., & Rahayu, P. (2025). Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental Pada Remaja Di SMP Negeri 3 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Medika Mengabdi, 2 (1). https://doi.org/10.59981/138v4283
Cortínez-López, A., Cuesta-Lozano, D. & Luengo-González, R. (2021) ‘Effectiveness of sex education in, adolescents’, Sexes, 2(1), pp. 144–150. https://doi.org/10.3390/sexes2010012
Fahrurrajib, F. (2018) ‘Intervensi pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi dalam mencegah niat dan perilaku seksual berisiko pada remaja’, Berita Kedokteran Masyarakat, 34(6), pp. 267–274. https://doi.org/10.22146/bkm.40152
Lazzara, J. (2020). Lifespan development. Maricopa Community Colleges. https://open.maricopa.edu/devpsych/chapter/chapter-4-infancy-and-toddlerhood/
Moreira, Maria Teresa & Rocha, Elizabeth & Lima, Andreia & Pereira, Lúcia & Rodrigues, Sílvia & Fernandes, Carla. (2023). Knowledge about Sex Education in Adolescence: A Cross-Sectional Study. Adolescents. 3. 431-445. 10.3390/adolescents3030030.
Nurhayati, N., Sari, R. & Putri, D.A. (2025) ‘Pentingnya edukasi seksual dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), pp. 45–52. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.30597
Paris, J., Ricardo, A., & Rymond, D. (2019). Child growth and development. College of the Canyons. https://socialsci.libretexts.org/Courses/Northeast_Wisconsin_Technical_College/Child_Growth_and_Development_(NWTC)
Sholikhah, A.U. (2024) ‘Pendidikan seks sebagai upaya pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja’, Edu Sociata, 3(2), pp. 112–119. https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i1.220
Sidabutar, S., Pelawi, A. ., & Adelina, M. . (2023). Comparative Study Of Traditional And Interactive Health Education Models On Changing Community Behavior. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hablum Minannas, 2(2), 117-126. https://doi.org/10.47652/hablumminannas.v2i2.831
Vasilenko S. A. (2022). Sexual Behavior and Health From Adolescence to Adulthood: Illustrative Examples of 25 Years of Research From Add Health. The Journal of adolescent health : official publication of the Society for Adolescent Medicine, 71(6S), S24–S31. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.08.014
Zubaidah, Z., Sabarrudin, S., & Yulianti, Y. (2023). Urgensi Pendidikan Seks pada Remaja. Journal of Education Research, 4(4), 1737–1743. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.550
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Mengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.


