PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DAN ORANG TUA MELALUI EDUKASI TERAPI MUSIK UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK ANAK DI DESA SURUHKALANG
DOI:
https://doi.org/10.59981/5q7qf067Keywords:
terapi musik, kecerdasan otak, anak usia dini, kader kesehatanAbstract
Masa usia dini merupakan periode penting dalam perkembangan otak anak yang membutuhkan stimulasi yang tepat untuk mendukung perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial emosional secara optimal. Terapi musik merupakan salah satu bentuk stimulasi yang terbukti efektif dalam mendukung perkembangan otak anak. Namun demikian, pengetahuan kader kesehatan dan orang tua mengenai manfaat terapi musik masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan orang tua tentang manfaat terapi musik untuk mengembangkan kecerdasan otak anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas kader kesehatan dan orang tua. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi terapi musik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 62 meningkat menjadi 88 pada post-test. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 50% menjadi 100%. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta berkomitmen untuk menerapkan terapi musik sebagai salah satu bentuk stimulasi perkembangan anak di rumah. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya terapi musik bagi perkembangan otak anak.
Downloads
References
American Music Therapy Association (2023). Music Therapy and Early Childhood Development. Silver Spring:
Bieleninik L, Ghetti C, Gold C (2017). Music Therapy for Preterm Infants and Their Parents. Pediatrics.140(3).
Departemen Kesehatan RI, (2009) Pedoman Stimulasi dan Nutrisi Pengungkit Otak (Brain Booster} Pada Janin melalui Ibu Hamil. Pusat Pemeliharaan Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan
Departemen Kesehatan RI (2009). Pedoman Pemeliharaan dan Peningkatan Kesehatan Intelegensia Pada Usia Lanjut dan Anak, Pusat Pemeliharaan Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan
Gerry, D., Unrau, A., & Trainor, L.J. (2012). Active Music Classes in Infancy Enhance Musical, Communicative and Social Development. Developmental Science, 15(3), 398–407.
DOI: https://doi.org/10.1111/j.1467-7687.2012.01142.x
Hallam, S. (2010). The Power of Music: Its Impact on the Intellectual, Social and Personal Development of Children and Young People. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289. DOI:https://doi.org/10.1177/0255761410370658
Kemenkes RI, 2010. Pedoman Penanganan Kasus Rujukan Kelainan Tumbuh Kembang Balita, Jakarta. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat
Shore, R.A. (2010). Music and Cognitive Development: From Notes to Neural Networks. NHSA Dialog, 13(1), 53–65.
DOI: https://doi.org/10.1080/15240750903458113
Trainor, L.J., Marie, C., Gerry, D., Whiskin, E., & Unrau, A. (2012). Becoming Musically Enculturated: Effects of Music Classes for Infants on Brain and Behavior. Annals of the New York Academy of Sciences, 1252, 129–138.
DOI: https://doi.org/10.1111/j.1749-6632.2012.06462.x
Williams KE, Berthelsen D. The Development of Prosocial Behaviour in Early Childhood: Contributions of Music Therapy. Early Child Development and Care. 2019;189(4):1–12
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Mengabdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.


