EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DAN PERLINDUNGAN DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Anom Dwi Prakoso Prakoso Sarjana Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author
  • Dea Natalia Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author
  • Sinta Bella Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author
  • Muhammad Andika Pandu Pambudi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author
  • Della Threa Pratiwi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman, Bekasi Author
  • Hilda Septia Sarjana Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author

DOI:

https://doi.org/10.59981/qv4n5z65

Keywords:

cuci tangan, perlindungan diri, kekerasan seksual, siswa SD, promosi kesehatan

Abstract

Siswa sekolah dasar membutuhkan keterampilan kesehatan praktis dan literasi perlindungan diri yang sesuai usia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengintegrasikan edukasi cuci tangan pakai sabun dan pencegahan kekerasan seksual untuk memperkuat kebersihan fisik serta keselamatan diri dalam satu sesi berbasis sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SDN Karang Asih 03, Kabupaten Bekasi, pada 27 Februari 2026 dengan peserta 36 siswa kelas IV dan guru pendamping. Kegiatan selama 120 menit difasilitasi oleh seorang dosen dan lima mahasiswa dari Program Studi Administrasi Kesehatan dan Farmasi, sedangkan guru membantu pengelolaan kelas dan penguatan pesan. Metode meliputi edukasi interaktif, praktik terbimbing enam langkah cuci tangan, lagu dan gerakan, cerita pendek, diskusi, latihan respons, dan poster edukatif. Evaluasi dilakukan melalui kehadiran, observasi kelompok, respons tanya jawab, serta kemampuan mengulangi praktik dan pesan. Partisipasi mencapai 36 siswa dari target 30 siswa atau 120%. Seluruh peserta mengikuti kegiatan terbimbing, tetapi catatan lapangan tidak merekam capaian individual. Siswa dapat mengikuti urutan cuci tangan, menyebutkan waktu penting mencuci tangan, mengenali batas tubuh pribadi dan sentuhan tidak aman, serta mengulangi tindakan menolak, menjauh, dan melapor. Edukasi terpadu berbasis aktivitas layak diterapkan sebagai strategi awal promosi kesehatan dan perlindungan anak di sekolah. Hasil menunjukkan ketercapaian proses dan respons segera, bukan efektivitas kuantitatif, karena belum digunakan instrumen pretest-posttest terstandar dan evaluasi tindak lanjut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azizah, M., & Prakoso, A. D. (2024). Peningkatan pemahaman anak Sekolah Dasar Negeri Pasir Gombong 04 tentang kejadian diare. Jurnal Medika Mengabdi, 1(1), 5–9. https://doi.org/10.59981/yczmna39

Bratajaya, C. N. A., Sartika, A., & Rahayu, P. (2025). Peningkatan kesadaran kesehatan mental pada remaja di SMP Negeri 3 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Medika Mengabdi, 2(1), 46–50. https://doi.org/10.59981/138v4283

Che Yusof, R., Norhayati, M. N., & Mohd Azman, Y. (2022). Effectiveness of school-based child sexual abuse intervention among school children in the new millennium era: Systematic review and meta-analyses. Frontiers in Public Health, 10, 909254. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.909254

Guastaferro, K., Shipe, S. L., Connell, C. M., Letourneau, E. J., & Noll, J. G. (2023). Implementation of a universal school-based child sexual abuse prevention program: A longitudinal cohort study. Journal of Interpersonal Violence, 38(15–16), 8785–8802. https://doi.org/10.1177/08862605231158765

Gubbels, J., van der Put, C. E., Stams, G. J. J. M., & Assink, M. (2021). Effective components of school-based prevention programs for child abuse: A meta-analytic review. Clinical Child and Family Psychology Review, 24, 553–578. https://doi.org/10.1007/s10567-021-00353-5

Herwanti, B., Febriani, C. A., & Ekasari, F. (2022). Pengaruh edukasi metode bernyanyi dan video animasi cuci tangan pakai sabun terhadap kemampuan mencuci tangan dengan benar pada siswa-siswi taman kanak-kanak. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(4), 647–654.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 11.

Pemerintah Kabupaten Bekasi. (2022, June 17). Pj Bupati Bekasi ajak masyarakat kampanye anti kekerasan terhadap anak dan perempuan. https://bekasikab.go.id/pj-bupati-bekasi-ajak-masyarakat-kampanye-anti-kekerasan-terhadap-anak-dan-perempuan

Sapriana, S., & Sasmita, H. (2025). Edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di SDN 07 Labuan Baru. Jurnal Medika Mengabdi, 1(2), 94–99. https://doi.org/10.59981/pdw7fa68

Solehati, T., Hermayanti, Y., Kosasih, C. E., & Mediani, H. S. (2021). The effect of child sexual abuse prevention song among elementary school children: Pilot study. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 207–212. https://doi.org/10.30604/jika.v6i2.473

World Health Organization. (2025). Guidelines on hand hygiene in community settings. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240116559

Downloads

Published

26-07-2026

How to Cite

EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DAN PERLINDUNGAN DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR. (2026). Jurnal Medika Mengabdi, 3(1), 22-29. https://doi.org/10.59981/qv4n5z65