ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY PESERTA MANDIRI TERHADAP PENENTUAN KELAS IURAN JKN DI KABUPATEN BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.59981/9r457103Keywords:
jaminan kesehatan, peserta mandiri, ability to pay, willingnes to payAbstract
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan progam asuransi kesehatan sosial yang bertujuan agar semua masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan yang terjangkau, bermutu, dan berkeadilan termasuk bagi peserta mandiri yang berkerja pada sektor nonformal. Semenjak pandemi Covid-19, kontribusi peserta mandiri dalam membayar iuran JKN menurun signifikan karena banyak yang menunggak iuran. Menurunnya pendapatan seseorang akan menentukan kepatuhan, ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP) seseorang dalam membayar iuran JKN secara rutin. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP) dengan penentuan Kelas Iuran JKN. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional study. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada bulan Juni-Agustus 2022. Subjek penelitian terdiri dari 66 peserta mandiri menggunkan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 66 sampel. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan kelas iuran JKN berhubungan dengan ability to pay (p-value=0,000; r=0,522) dan willingness to pay (p-value=0,000; r=0,751). Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang sedang antara kemampuan membayar dan hubungan yang kuat kemauan membayar dengan penentuan kelas iuran JKN.
Downloads
References
Dedy, I. P., Hardy, K., Luh, N., Ari, G., & Yudha, N. (2019). Kemauan Dan Kemampuan Membayar ( Ability - Willingness To Pay ) Dalam Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Pada Sektor Informal Pedagang Pasar Tradisional Di Kota Denpasar 2017 J . Kes-Terpadu – Oktober 2018. Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(2), 96–100. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/541
Dewan Jaminan Sosial Nasional. (2020). Jumlah Peserta Aktif Dan Tidak Aktif (Menunggak Iuran) Ppu, Pbpu, Dan Bukan Pekerja (Bp). Http://Sismonev.Djsn.Go.Id/Kepesertaan/?Jumpto=Tidakaktif_All
Hardika, C. P., & Purwanti, E. Y. (2020). Analisis Willingness To Pay Terhadap Iuran Bpjs Kesehatan Pada Pekerja Sektor Informal Di Kota Semarang. Diponegoro Journal Of Economics, 9(3), 131–143. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jme/article/view/31578
Hildayanti, A. N., Batara, A. S., & Alwi, M. K. (2021). Determinan Ability To Pay Dan Willingness To Pay Iuran Peserta Mandiri Bpjs Kesehatan Di Kecamatan Takabonerate (Studi Kasus Di Kabupaten Kepulauan Selayar). Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 30–37. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1515
Muttaqien, M., Setiyaningsih, H., Aristianti, V., Selby Coleman, H. L., Hidayat, M. S., Dhanalvin, E., Siregar, D. R., Mukti, A. G., & Kok, M. O. (2021). Why Did Informal Sector Workers Stop Paying For Health Insurance In Indonesia? Exploring Enrollees’ Ability And Willingness To Pay. Plos One, 16(6 June), 1–19. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252708
Noerjoedianto, D. (2016). Kajian Ability To Pay (Atp) Bagi Calon Peserta Bpjs Kesehatan Dalam Pemilihan Besaran Iuran Di Propinsi Jambi Tahun 2015. Jambi Medical Journal, 4, 156–171. https://doi.org/10.22437/jmj.v4i2.3580
Nur, R., Ab, I., S, D. L., Masyarakat, K., & Mulawarman, U. (2018). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Kelas Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional. 5(3), 135–141. https://doi.org/10.33746/fhj.v5i3.32
Prakoso, A. D. (2021). Pengaruh Pendapatan , Pengetahuan Dan Kerentanan Penyakit Terhadap Willingness To Pay ( Wtp ) Premi Jaminan Kesehatan Pada Pekerja Sektor Informal. Kesmas Uwigama : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 49–59. https://doi.org/10.24903/kujkm.v7i1.1166
Prakoso, A. D., & Sudasman, F. H. (2020). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Pekerja Bukan Penerima Upah (Pbpu) Dengan Kesediaan Membayar Iuran Bpjs Kesehatan Di Kabupaten Kudus. Journal Of Public Health Innovation, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.34305/jphi.v1i1.203
Prakoso, A. D., Sulaeman, E. S., & Suryono, A. (2020). Application Of Health Belief Model On Factors Affecting Participation In The National Health Insurance Scheme Among Informal Sector Workers In Kudus, Central Java. Journal Of Health Policy And Management, 5(1), 61–73. https://doi.org/10.26911/thejhpm.2020.05.01.06
Siswoyo, B. E., Prabandari, Y. S., Hendrartini, Y., Kebijakan, P., Kedokteran, F., & Mada, U. G. (2015). Kesadaran Pekerja Sektor Informal Terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 04(04), 118–125. https://doi.org/10.22146/jkki.v4i4.36116
Suryani, A. S. (2017). Persepsi Masyarakat Dan Analisis Willingness To Pay Terhadap Kebijakan Kantong Plastik Berbayar Public Perception And Willingness To Pay Analysed In Plastic Bag Paid Policy Study In Jakarta And Bandung. Kajian, 21(April 2012), 359–376. https://10.0.86.196/kajian.v21i4.784
Wahyuni, N. W. A., & Widodo, S. (2021). Pelayanan Kesehatan, Pemilihan Kelas Perawatan Dan Sanksi Layanan Dengan Kemauan Membayar Premi (Willingness To Pay) Peserta Mandiri (Pbpu). Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(2), 163–171. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v2i2.52428
Yandrizal, Y., Rifa’i, R., & Utami, S. P. (2017). Analisis Kemampuan Dan Kemauan Membayar Iuran Terhadap Pencapaian Uhc Jkn Di Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 3. https://doi.org/10.24893/jkma.v10i1.156
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



