ANALISIS KANDUNGAN SAKARIN DAN SIKLAMAT DALAM MINUMAN ES CAMPUR DAN ES DAWET YANG DIJUAL DI KABUPATEN BEKASI
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Penggunaan Pemanis Buatan, Pedagang MinumanAbstract
Minuman es campur dan es dawet merupakan minuman yang identik dengan rasa manis. Dalam proses pembuatannya, pedagang sering kali menggunakan pemanis buatan untuk menggantikan gula alami dengan alasan menghemat biaya produksi. Penggunaan pemanis sakarin dan siklamat telah diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) Nomor 4 Tahun 2014, dengan kadar maksimal ≤ 250 ppm terhadap kedua senyawa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minuman es campur dan es dawet yang dijual di Kabupaten Bekasi mengandung pemanis sakarin dan siklamat, dan apakah penggunaan sakarin dan siklamat tersebut sesuai dengan Perka BPOM No. 4 Tahun 2014. Analisis kandungan pemanis sakarin dan siklamat dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif sakarin menggunakan metode Resorsinol sedangkan untuk senyawa siklamat dengan metode pengendapan. Uji kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis kualitatif yang dilakukan terhadap sampel uji, menunjukkan bahwa seluruh sampel negatif mengandung sakarin dan 2 sampel diketahui positif mengandung siklamat yaitu es campur 1 dan es campur 3. Kadar yang diperoleh dari es campur 1 sebesar 205,65 ppm sedangkan kadar es campur 3 sebesar 172,708 ppm, dan kadar kedua sampel tersebut masih berada dibawah batas yang telah ditentukan oleh Perka BPOM Nomor 4 Tahun 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

