PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK MEMPERLANCAR ASI PADA IBU POST PARTUM: STUDI KASUS
Keywords:
Pijat oksitosin, Post-partum, ASIAbstract
Latar Belakang: Fase postpartum merupakan masa transisi setelah kehamilan yang dimulai saat plasenta lahir dan berakhir ketika organ-organ kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masalah-masalah yang dialami oleh ibu postpartum adalah kecemasan, nyeri pada jalan lahir atau jahitan, gangguan pola tidur, postpartum blues, dan ketidaklancaran produksi ASI. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan manfaat pijat oksitosin untuk memperlancar produksi ASI pada ibu post-partum. Metode: Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan asuhan keperawatan. Subjek dari studi kasus ini menggunakan 1 pasien yaitu ibu post-partum dengan ketidaklancaran pengeluaran ASI. Intervensi yang diberikan adalah pijat oksitosin selama 3 hari di pagi hari selama 10-15 menit. Hasil: Hasil dari studi kasus ini adalah pijat oksitosin dapat memperlancar produksi ASI ditandai dengan produksi ASI dari hari pertama sampai hari ketiga mengalami peningkatan jumlah produksi ASI dibuktikan dengan frekuensi menyusui meningkat dari 2 kali perhari menjadi 4 kali perhari. Kesimpulan: Pemberian intervensi pijat oksitosin pada ibu post-partum menunjukkan dapat memperlancar produksi ASI. Pijat oksitosin dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan sebagai edukasi pada ibu post-partum yang terkendala dalam memberikan ASI kepada anaknya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

