PENGARUH TERAPI RELAKSASI GUIDED IMAGERY UNTUK MENGURANGI SKALA NYERI PADA PASIEN POST ORIF
Keywords:
Relaksasi Guided Imagery, Nyeri, Post ORIFAbstract
Latar Belakang: Fraktur merupakan salah satu penyebab akibat suatu trauma karena kecelakaan. Pada seseorang yang mengalami fraktur post ORIF ia akan mengeluhkan nyeri. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri salah satunya dengan relaksasi Guide imagery yang dapat memberikan sensai nyaman sehingga nyeri yang dirasakan akan berkurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh relaksasi Guide imagery pada keluhan nyeri yang dirasakan. Subyek dan Metode: Metode penelitian ini menggunakan laporan kasus (case report), dimana sampel dalam penelitian ini yaitu pasien yang dilakukan tindakan ORIF, instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah panduan pengkajian asuhan keperawatan dengan penilaian nyeri PQRST lalu peneliti melakukan analisa dari keberhasilan terapi relaksasi Guided imagery selama 3 hari berturut-turut. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi relaksasi Guided imagery dapat mengurangi skala nyeri ringan pada Tn. B yang telah dilakukan tindakan ORIF. Saat dilakukan pengkajian, skala nyeri Tn. B adalah 5 yang artinya yaitu dalam keadaan nyeri berat. Setelah dilakukan tindakan keperawatan dan terapi relaksasi Guided imagery selama 3 hari berturut-turut, peneliti melakukan evaluasi kegiatan dan skala nyeri pasien turun menjadi 2 yang artinya nyeri ringan Kesimpulan: Terdapat penurunan skala nyeri pada Tn. B setelah dilakukan intervensi berupa terapi relaksasi Guided imagery.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

