PENGARUH LATIHAN FISIK AEROBIK TERHADAP KEJADIAN OSTEOARTRITIS GENU PADA LANSIA DI RSUD KOTA MATARAM
Keywords:
Latihan Fisik Aerobik, Osteoartritis Genu, Lansia.Abstract
Osteoartritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang sering menimbulkan kecacatan di negara berkembang dan merupakan satu dari sepuluh penyakit tersering di dunia. Pada Osteoartritis biasanya keluhan nyeri sendi adalah keluhan utama yang sering kali membuat pasien datang ke dokter. Latihan fisik adalah suatu bentuk aktivitas yang terstruktur dengan melibatkan gerakan tubuh yang berulang-ulang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani. Manfaat dari latihan fisik dapat secara langsung dan tidak langsung (memperbaiki kesehatan pasien secara menyeluruh). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan infeksi cacing usus dengan kadar eosinofil pada balita di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB. Untuk mengetahui pengaruh latihan fisik aerobik terhadap kejadian Osteoartritis Genu pada lansia di RSUD Kota Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian case control study. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Kota Mataram pada 9 September – 20 September 2020. Sampel penelitian sebanyak 60 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji kolerasi Spearman Rank dengan bantuan software SPSS versi 23. Batas nilai signifikasi adalah (p<0.05). Hasil analisis yang menggunakan Spearman rank didapatkan nilai p-value 0.000 (p-value <0.05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara latihan fisik aerobik terhadap kejadian osteoartritis genu pada lansia. Terdapat pengaruh latihan fisik aerobik terhadap kejadian osteoartritis genu pada lansia di RSUD Kota Mataram.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

