HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEBERLANJUTAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DMPA PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA KARANG RAHARJA
Keywords:
dukungan suami, kontrasepsi DMPA, pasangan usia subur, keberlanjutan KBAbstract
Latar Belakang: Keberlanjutan penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu indikator keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Suntik DMPA merupakan metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan oleh pasangan usia subur (PUS), namun angka putus pakai masih cukup tinggi. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah dukungan suami, baik secara emosional, informatif, maupun instrumental.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan suami dan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi DMPA pada PUS di Desa Karang Raharja.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah PUS yang menggunakan kontrasepsi suntik DMPA minimal selama 6 bulan, berjumlah 90 responden, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05.
Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan tingkat dukungan suami tinggi (45 responden) melanjutkan penggunaan DMPA secara konsisten. Sebaliknya, responden dengan dukungan rendah menunjukkan tingkat keberlanjutan yang lebih rendah (15 responden). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami dan keberlanjutan penggunaan DMPA (p < 0,05).
Kesimpulan: Dukungan suami berperan penting dalam keberlanjutan penggunaan kontrasepsi suntik DMPA. Disarankan agar program penyuluhan KB lebih melibatkan suami sebagai mitra aktif dalam pengambilan keputusan reproduksi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

