EFEKTIVITAS METODE FGD TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER TENTANG BAHAYA PERNIKAHAN DINI DENGAN RESIKO TERJADINYA KEKERASAN PADA ANAK DI DESA KARANGRAHARJA
Keywords:
Focus Group Discussion, pengetahuan, kader kesehatan, pernikahan dini, kekerasan pada anakAbstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dan sosial yang berdampak terhadap kesejahteraan anak, kualitas keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia. Pernikahan pada usia anak berisiko meningkatkan berbagai masalah, termasuk putus sekolah, komplikasi kesehatan reproduksi, dan meningkatnya potensi kekerasan terhadap anak. Kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di masyarakat dalam upaya pencegahan pernikahan dini melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Focus Group Discussion (FGD) terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang bahaya pernikahan dini dengan risiko terjadinya kekerasan pada anak di Desa Karangraharja, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 35 kader kesehatan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi FGD menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan kader sebelum intervensi adalah 61,43 ± 8,27 dan meningkat menjadi 84,57 ± 6,15 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan metode FGD terhadap peningkatan pengetahuan kader. Metode FGD terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader mengenai bahaya pernikahan dini dan risiko kekerasan pada anak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

