PENGARUH ROSELLA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III
Keywords:
rosella, hemoglobin, ibu hamil trimester III, anemia, hibiscus sabdariffaAbstract
Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada ibu hamil trimester III akibat peningkatan kebutuhan zat besi, perluasan volume plasma, dan hemodilusi fisiologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin adalah konsumsi rosella (Hibiscus sabdariffa), yang kaya akan vitamin C, zat besi, antosianin, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian rosella terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Desa Bantarjaya, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian rosella sebanyak 115,2 gram/kg berat badan per hari selama 7 hari. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat hemoglobin digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga analisis bivariat menggunakan uji berpasangan t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rerata kadar hemoglobin setelah pemberian rosella dibandingkan sebelum intervensi. Uji Paired T-test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Oleh karena itu, pemberian rosella efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Disimpulkan bahwa rosella dapat dijadikan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Pemanfaatan rosella dapat direkomendasikan sebagai pendamping suplementasi zat besi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada kehamilan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

