HUBUNGAN HIPERTENSI DAN HIPERKOLESTEROLEMIA DENGAN TERJADINYA STROKE ISKEMIK PADA PASIEN USIA ≥ 40 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NTB TAHUN 2022
Keywords:
Stroke Iskemik, Hipertensi, HiperkolesterolemiaAbstract
Stroke adalah suatu keadaan yang menunjukkan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung selama 24 jam atau lebih dan bahkan dapat menyebabkan terjadinya kematian. Faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya stroke iskemik yaitu hipertensi dan hiperkolesterolemia. Adakah hubungan hipertensi dan hiperkolesterolemia dengan terjadinya stroke iskemik pada pasien usia ≥ 40 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin. Sampel penelitian sebanyak 132 sampel. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji korelasi chi-square. Hasil responden hipertensi dengan usia tertinggi pada kategori hipertensi dengan usia 46-65 tahun sebanyak 30 orang dan terendah pada kategori tidak hipertensi dengan usia 46-55 tahun sebanyak 10 orang. Hiperkolesterolemia dengan usia hasil tertinggi pada kategori hiperkolesterolemia dengan usia 46-55 tahun sebanyak 28 orang dan terendah pada kategori tidak hiperkolesterolemia dengan usia >65 tahun sebanyak 4 orang. Stroke iskemik sebanyak 87 orang. Terdapat hubungan signifikan (p-value 0,02) antara hipertensi dengan stroke iskemik. Terdapat hubungan signifikan (p-value 0,01) antara hiperkolesterolemia dengan terjadinya stroke iskemik. Terdapat hubungan signifikan (p-value 0,001) antara hipertensi dan hiperkolesterolemia dengan terjadinya stroke iskemik. Terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dan hiperkolesterolemia dengan terjadinya stroke iskemik pada pasien usia ≥ 40 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Tahun 2022.

