FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PASIEN DALAM MENGGUNAKAN OBAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIKARANG
DOI:
https://doi.org/10.59981/m5n8qm26Keywords:
kepatuhan, hipertensi, MMAS-8, uji korelasi rank spearmanAbstract
Kepatuhan dalam penggunaan obat hipertensi merupakan faktor kunci dalam pengelolaan penyakit hipertensi, yang dapat meminimalkan risiko komplikasi seperti gagal jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Namun, tingkat kepatuhan pasien sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor karakteristik individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pasien, seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan penyakit penyerta, dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Cikarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 98 responden, yang diukur tingkat kepatuhannya menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis dengan uji korelasi Rank Spearman untuk menentukan hubungan antara variabel. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin (Sig = 0,005), usia (Sig = 0,003), dan penyakit penyerta (Sig = 0,037) dengan tingkat kepatuhan. Sebaliknya, tingkat pendidikan (Sig = 0,688) dan pekerjaan (Sig = 0,191) tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan obat. Faktor jenis kelamin, usia, dan penyakit penyerta merupakan determinan penting dalam kepatuhan penggunaan obat hipertensi. Temuan ini dapat dijadikan dasar untuk pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien.
Downloads
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019a). Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat. Ministry of Health Republic of Indonesia.
World Health Organization (WHO). (2021). Hypertension. World Health Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kemenkes RI.
Astuti, M. D. (2022). Hipertensi Sebagai Silent Killer. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
Suntara, Ditte Ayu., et al. (2021). Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Stroke pada Lansia. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(10).
World Health Organization (WHO). (2023). Hypertension. Who.Int.
Pramesti, A., Ichsan, B., Romadhon, Y. A., & Dasuki, M. S. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Ketidakpatuhan Berobat Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura: Studi Kualitatif. Proceeding Book Call for Paper Thalamus: Medical Research For Better Health In Pandemic, 117–129. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/12436
Pujasari, A., Setyawan, H., & Udiyono. (2015). Faktor – Faktor Internal Ketidakpatuhan Pengobatan Hipertensi Di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 99–108.
Zhang, Y., Wang, R., Chen, Q., Dong, S., Guo, X., Feng, Z., & Rao, Y. (2021). Reliability and validity of a modified 8-item morisky medication adherence scale in patients with chronic pain. Annals of Palliative Medicine, 10(8), 9088–9095. https://doi.org/10.21037/apm-21-1878
Listiana, D., Effendi, S., & Saputra, Y. E. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penderita Hipertensi Dalam Menjalani Pengobatan Di Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Muratara. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 11–22.
Mbakurawang, I. N., & Agustine, U. (2018). Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Yang Berobat Ke Balai Pengobatan Yayasan Pelayanan Kasih A dan A Rahmat Waingapu. Jurnal Kesehatan Primer, 1(2), 114–122.
Nurhidayati, I., Aniswari, A. Y., Sulistyowati, A. D., & Sutaryono, S. (2018). Penderita Hipertensi Dewasa Lebih Patuh daripada Lansia dalam Minum Obat Penurun Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13, 4–8.
Tambuwun, A, Kandou, G, Nelwan, J. (2021). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Woei Kabupaten Minahasa Utara. KESMAS. Jurnal Kesmas, 10(4), 112–121.
Purnawan, I. N. (2019). Kepatuhan Berobat Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Payangan Kabupaten Gianyar. 3(1), 15–21.
Karina Nur Dwi Fatonah, Mally Ghinan Sholih, M. R. U. (2022). Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Purwasari Karawang. 4, 1707–1715.
Handayani Sri. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di Puskesmas Jatinom. Jurnal Ilmu Farmasi, 10(2), 39–44.
Yuniar Dwi Prastika dan Nur Siyam. (2021). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 472–478. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN
Septy Megawatie, Titan Ligita, S. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Penderita Hipertensi: Literarure Review. Jurnal Bidang Keperawatan, 1–5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



