PELATIHAN PEMBUATAN MENU MAKANAN SEHAT DAN BERGIZI PADA KADER WILAYAH PUSKESMAS MEKARMUKTI
Keywords:
gizi, stunting, makanan tambahanAbstract
Gizi merupakan faktor penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sehat, cerdas, dan produktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi balita adalah dengan mengadakan program pemberian makanan tambahan. Kota Tasikmalaya merupakan daerah dengan prevalensi stunting tertinggi kedua di Provinsi Jawa Barat. Kasus stunting masih ditemukan di wilayah Puskesmas Indihiang sekitar 11,18%, dengan sebagian besar kasus berada di Kelurahan Sukamaju Kaler sebanyak 103 balita. Salah satu cara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat adalah dengan memberdayakan masyarakat, kader, dan para ibu yang bersedia terlibat secara sukarela dalam kegiatan posyandu.
Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan gizi serta membekali keterampilan para ibu dan kader dalam menyiapkan makanan tambahan yang sehat untuk mencegah stunting. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui ceramah tentang pengetahuan gizi dan demonstrasi pembuatan makanan tambahan sehat dan bergizi untuk balita. Terdapat peningkatan pengetahuan gizi (p = 0.016) dan para peserta mengikuti pelatihan pembuatan makanan sehat dan bergizi dengan antusias. Pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan pangan lokal dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dapat menjadi solusi masalah gizi, khususnya stunting.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Abdimas Medika Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.

