EVALUASI RISIKO PENGOBATAN PENYAKIT GINJAL KRONIK PADA PASIEN HEMODIASLISIS DI RUMAH SAKIT X

Authors

  • Rosiana Progam Studi Sarjana Farmasi, Universitas Medika Suherman Author

Keywords:

Hemodialisis, Faktor Risiko, Penyakit Ginjal Kronis

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi dan biaya yang tinggi. Beberapa faktor pemicu PGK dapat diubah, dengan tujuan untuk menurunkan risiko terjadinya PGK dan mengurangi tingkat keparahan PGK pada pasien. Sebagian besar kasus PGK berujung pada gagal ginjal, yang memerlukan biaya perawatan yang semakin tinggi. Salah satu cara untuk mengatasi tingginya biaya ini adalah dengan melakukan penanganan dini, yang memerlukan identifikasi faktor risiko penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko gagal ginjal, karena mengetahui faktor-faktor risiko ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi akibat gagal ginjal. Meskipun beberapa faktor risiko dapat diubah, faktor-faktor ini dipengaruhi oleh banyak variabel dan bisa berbeda antara populasi yang satu dengan yang lain. Penelitian ini menggunakan metode kasus kontrol dengan rasio 1:1, di mana data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pasien atau keluarga pasien. Berdasarkan analisis regresi logistik, faktor-faktor yang berkaitan dengan hemodialisis meliputi umur (p-value=0,008), riwayat penyakit (p-value=0,000), konsumsi obat/jamu dengan efek cespleng (p-value=0,001), konsumsi air harian (p-value=0,006), kebiasaan minum yang berisiko (p-value=0,031), sumber air minum (p-value=0,034), dan konsumsi makanan tinggi garam (p-value=0,039). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang memicu hemodialisis di RS-X adalah riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, serta kelainan jantung.

Downloads

Published

30-06-2022

How to Cite

EVALUASI RISIKO PENGOBATAN PENYAKIT GINJAL KRONIK PADA PASIEN HEMODIASLISIS DI RUMAH SAKIT X . (2022). Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 4(01), 14-21. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/index.php/jikimds/article/view/126