UJI IN SILICO PENGHAMBATAN ENZIM CYCLOOXYGENASE (COX) 1 DAN 2 SERTA MEDIATOR INFLAMASI PADA DAUN PISANG AMBON (MUSA PARDISIACA VAR.SAPIENTUM)

Authors

  • La Ode Muhammad Anwar Progam Studi Sarjana Farmasi, Universitas Medika Suherman Author

Keywords:

in silico, penghambatan COX 1, penghambatan COX 2, molecular docking

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak daun pisang Ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) sebagai penghambat enzim cyclooxygenase (COX) 1 dan COX 2 serta mediator inflamasi melalui pendekatan in silico. Inflamasi kronis berhubungan dengan berbagai penyakit degeneratif, seperti arthritis dan kanker, yang sering melibatkan aktivasi enzim COX. Daun pisang Ambon dikenal memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antiinflamasi, namun belum banyak penelitian yang mengeksplorasi mekanisme molekularnya. Dalam penelitian ini, senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak daun pisang Ambon dianalisis menggunakan teknik molecular docking untuk mengevaluasi interaksi dengan situs aktif enzim COX 1 dan COX 2. Hasil docking menunjukkan bahwa beberapa senyawa fitokimia seperti flavonoid, tanin, dan saponin dapat berikatan secara signifikan dengan enzim COX 1 dan COX 2, mengindikasikan potensi sebagai inhibitor kompetitif. Selain itu, senyawa tersebut juga menunjukkan interaksi yang kuat dengan mediator inflamasi seperti interleukin-6 (IL-6) dan faktor nuklir kappa B (NF-κB), yang berperan penting dalam proses peradangan. Hasil ini memberikan bukti awal bahwa ekstrak daun pisang Ambon berpotensi sebagai agen antiinflamasi yang efektif melalui penghambatan COX 1 dan COX 2 serta penurunan mediator inflamasi. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan daun pisang Ambon sebagai sumber bahan aktif dalam pengobatan inflamasi.

Downloads

Published

30-06-2024

How to Cite

UJI IN SILICO PENGHAMBATAN ENZIM CYCLOOXYGENASE (COX) 1 DAN 2 SERTA MEDIATOR INFLAMASI PADA DAUN PISANG AMBON (MUSA PARDISIACA VAR.SAPIENTUM). (2024). Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 6(01), 9-13. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/index.php/jikimds/article/view/138