ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) BALITA DAN ANAK PRA SEKOLAH DI KABUPATEN BEKASI
Keywords:
SDIDTK, tumbuh kembang anak, balita, intervensi dini, Kabupaten BekasiAbstract
Latar Belakang:Program Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan upaya pemerintah dalam memastikan optimalisasi tumbuh kembang anak usia dini, terutama balita dan anak prasekolah. Meskipun telah dilaksanakan di berbagai wilayah, pelaksanaan program ini di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bekasi, masih menghadapi berbagai tantangan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program SDIDTK di Kabupaten Bekasi, mencakup aspek frekuensi kegiatan, ketersediaan sumber daya, cakupan sasaran, serta kendala yang dihadapi di lapangan.
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan orang tua anak sasaran. Analisis data dilakukan secara tematik.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program SDIDTK belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Perbedaan mencolok terlihat pada frekuensi pelaksanaan, jumlah tenaga terlatih, dan ketersediaan alat. Cakupan anak sasaran bervariasi, dengan beberapa wilayah masih berada di bawah 50%. Kendala utama meliputi kurangnya pelatihan kader, ketersediaan alat yang terbatas, dan partisipasi rendah dari masyarakat.
Kesimpulan: Program SDIDTK di Kabupaten Bekasi masih membutuhkan penguatan dalam aspek sumber daya manusia, sarana prasarana, serta advokasi kepada masyarakat. Peningkatan pelatihan, distribusi alat yang merata, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program secara optimal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

