DETERMINAN KEBERHASILAN SKRINING TUMBUH KEMBANG BALITA DI DESA KARANGRAHARJA
Keywords:
skrining tumbuh kembang, balita, pengetahuan ibu, partisipasi kader, dukungan tenaga kesehatanAbstract
Latar Belakang: Skrining Tumbuh Kembang merupakan salah satu upaya preventif penting untuk mendeteksi dini gangguan perkembangan pada balita. Namun, pelaksanaan skrining di tingkat desa sering kali menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi keberhasilannya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang berpengaruh terhadap keberhasilan skrining tumbuh kembang balita di Desa Karangraharja.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 responden ibu yang memiliki balita, diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen (pengetahuan ibu, partisipasi kader, dukungan tenaga kesehatan, dan ketersediaan alat skrining) dengan variabel dependen (keberhasilan skrining).
Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,002), partisipasi kader (p=0,015), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,031) dengan keberhasilan skrining. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara ketersediaan alat skrining dengan keberhasilan skrining (p=0,089).
Kesimpulan: Keberhasilan skrining tumbuh kembang balita lebih dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia, terutama pengetahuan ibu, keterlibatan kader, dan dukungan tenaga kesehatan, dibandingkan faktor ketersediaan alat. Peningkatan edukasi ibu dan pemberdayaan kader perlu menjadi prioritas dalam pelaksanaan program SDIDTK.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

