KAJIAN POTENSI TEPUNG BUAH CAMPOLAY (POUTERIA CAMPECHIANA) UNTUK DIVERSIFIKASI PANGAN

Authors

  • Deni Alamsah Prodi Sarjana Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman Author

Keywords:

buah campolay, diversifikasi pangan, flakes, sarapan

Abstract

Kebutuhan energi dan zat gizi harian tidak lepas dari peran sarapan. Sarapan diharapkan dapat menyumbang 15-30% kebutuhan energi tiap hari. Selain nasi atau roti kini sudah banyak bentuk pangan olahan yang bisa dijadikan alternatif dan lebih praktis, salahsatunya dalam bentuk flakes. Flakes biasanya dikembangkan dari jagung atau tepung terigu. Bahan pangan lain yang bisa dikembangkan adalah buah campolay (Pouteria campechiana). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi buah campolay untuk alternatif sarapan sebagai bagian dari diversifikasi pangan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu tahap pendahuluan untuk memperoleh tepung buah campolay yang baik dan tahap penelitian utama untuk mengaplikasikan tepung dalam bentuk flakes yang ditambahkan tepung mocaf. Formula yang digunakan yaitu perbandingan tepung buah campolay dan mocaf sebesar 90:10; 80:20; 70:30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata (p>0.05) terhadap formula flakes yang dikembangkan baik pada atribut warna, aroma, rasa, tekstur maupun aftertaste. secara keseluruhan flakes tepung buah campolay dan tepung mocaf yang mempunyai peringkat kesukaan yang paling tinggi adalah F2. Penerimaan panelis terhadap F2 untuk warna sebanyak 63.3% menyatakan suka, untuk aroma 36.7% suka, untuk rasa 53.3% suka, untuk tekstur 46.7% biasa dan aftertaste 50% biasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa flakes tepung buah campolay dan tepung mocaf dapat diterima dengan baik oleh responden

Author Biography

  • Deni Alamsah, Prodi Sarjana Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman

     

     

Downloads

Published

26-12-2025

How to Cite

KAJIAN POTENSI TEPUNG BUAH CAMPOLAY (POUTERIA CAMPECHIANA) UNTUK DIVERSIFIKASI PANGAN. (2025). Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 4(02), 44-48. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/index.php/jikimds/article/view/231