PERAN AKUPUNKTUR DALAM PERUBAHAN KADAR GULA DARAHPADA PENDERITA DIABETES SINDROM (XIAO KE) PANAS PARU
DOI:
https://doi.org/10.59981/j1t42752Keywords:
diabetes, xiāo kĕ, gula darah, akupunktur, tusuk jarum, sindrom panas paruAbstract
Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, termasuk di Indonesia. Dengan meningkatnya prevalensi diabetes, penting untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi dan dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom panas paru. Metode penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 20 subjek penelitian dari bulan maret-juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi Akupunktur setiap hari selama 6 hari dan dilakukan cek kadar gula darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil distribusi frekuensi dari keseluruhan 20 subjek penelitian menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih tinggi (14 subjek = 70 %) dibandingkan dengan laki – laki (6 subjek = 30 %). Subjek penelitian terbanyak berada pada usia 38 tahun (4 subjek = 20 %), terrendah pada usia 30 tahun (1 subjek = 5 %). Subjek penelitian terbanyak adalah buruh pabrik (9 subjek = 45 %), pedagang ( 6 subjek = 30 %) dan IRT (5 subjek = 25 %). Sebelum dilakukan intervensi terdapat subjek penelitian dengan angka tertinggi sebesar 141 mg/dl (1 subjek =5 %) dan paling rendah 127 mg/dl (1 subjek = 5 %) dengan rata-rata 135.60 mg/dl. Kadar gula tertinggi setelah dilakukan intervensi sebesar 121 mg/dl (2 subjek =10 %) dan paling rendah 110 mg/dl (2 subjek = 10 %) dengan rata-rata 110.45 mg/dl. Penurunan kadar gula tertinggi di angka 24 mg/dl sebanyak 4 subjek (20 %), sedangkan terendah diangka 19 mg/dl sebanyak 1 subjek (5 %). Hasil dari uji normalitas dengan shapiro-wilk nilai > dari 0.05 sehingga data diatas berdistribusi normal. Oleh karena itu selanjutnya dilakukan uji t-test. Hasil paired sample t-test terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan setelah dilakukan intervensi yaitu nilai sig. (2-tailed) 0.000 < 0.005. Terapi Akupunktur memberikan pengaruh terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom panas paru dengan angka rata-rata penurunan kadar gula darah sebelum intervensi sebesar 135.60 mg/dl dan setelah intervensi sebesar 110.45 mg/dl dengan perbedaan penurunan sebesar 24.30 mg/dl (17.92 %).
Downloads
References
Aditya, B. Murti. (2023). Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes. Jurnal Pengabdian Komunitas 2 (04), 36-47, 2023. https://sinta.kemdikbud.go.id/departments/profile/1629/ADF403F2-BE96-4141-AACC-562C17A06880/924237B4-9C2D-485C-AE90-257ABB77BEBE/?view=googlescholar
Arania Resti, Triwahyuni Tusy, Esfandiari Firhat, Nugraha Fidel Rama. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, Volume 5, Nomor 5, September 2021. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/download/4200/pdf.
Chatarina Hastri Istiarini, Asih Kusumasari Mali Umbu Lado, Elfbriser Bili, Gabriella Febrianti Chsristine, I Putu Oka Suryana. (2023). Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Vol. 14 No. 1, Januari 2023. DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf14122. https://forikes-ejournal.com/index.php/SF/article/download/sf14122/14122
Farisita, D. H., Khomsan, A., Ekayanti, I., Dewi, M., & Ekawidyani, K. R. (2021). Nutrition Interventions for Improving Nutritional Status of Toddlers in Cirebon Regency Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(3), 339–346. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i3.16083
Holilah. Tita Hartati, Agustina Marisca, Koto Yeni. (2025). Pengaruh Terapi Akupunktur Terhadap Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Poli Non Infeksius Puskesmas Cimpaeun. Indonesia Scholar Journal Of Health Science Vol. 1 No. 1 (2025) 1 Mei 2025. https://cipoaj.com/index.php/isjhs/article/view/4
Komariah, & Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. 11(1)
Maciocia, Geovanni. (2022). Maciocia’s The Practice Of Chinese Medicine, Third Edition. USA: Elsevier.
Manik Maretty Erwanta Taulina, Asti Yunia Rindarwati, Dika Pramita Destiani. (2022). Article Review: Efek Terapetik Akupuntur Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe-2. Farmaka Vol. 20, No. 2 (2022). https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/38800. https://doi.org/10.24198/farmaka.v20i2.38800
Open Data Jabar. (2025). Open Data Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id
Reksi Umbu Remu Samapati, Ronasari Mahaji Putri, Hilda Mazarina Devi. (2023) Perbedaan Kadar Gula Darah Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Gizi (IMT) Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), September 2023,12 (2): 417-425. http://jab.stikba.ac.id/index.php/jab. DOI : 10.36565/jab.v12i2.699
Sasmita, A.M.D., (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Berobat Pasien Diabetes Melitus. Medika Hutama, [online] 02(04), pp.1105–1111. http://jurnalmedikahutama.com
Suhita, B. M. (2021). Pengaruh Aktivitas Fisik Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan, 98-102. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/370.
WHO. (2025). Management of Diabetes. https://www.who.int/southeastasia/activities/management-of-diabetesGO.
Wong, M.Ferry. (2023). Hipnopresus (Kombinasi Hipnosis Dan Akupresur. Jkt :Penebar Plus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



