EFEKTIVITAS AKUPUNKTUR TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (XIAO KE) SINDROM DEFISIENSI YIN YANG
DOI:
https://doi.org/10.59981/vnrszt88Keywords:
diabetes, xiāo kĕ, gula darah, akupunktur, sindrom defisiensi qi dan yinAbstract
Diantara penyakit tidak menular (PTM), salah satunya termasuk diabetes mellitus (DM). Diabetes adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes merupakan penyakit metabolik kronik sehingga apabila terlambat dideteksi atau tidak ditangani dengan tepat, maka akan dapat mengakibatkan kerusakan serius dan mengancam jiwa. Ancamannya bisa pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf (WHO, 2025). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes (xiāo kĕ) sindrom defisiensi yin yang. Penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 20 subjek penelitian dari bulan maret-juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi Akupunktur setiap hari selama 6 hari dan dilakukan cek kadar gula darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Mayoritas responden merupakan perempuan (70%) dan berada pada rentang usia produktif, dengan usia terbanyak 38 tahun (20%). Kadar gula darah berkisar antara 126–140 mg/dL sebelum dilakukan intervensi akupuntur. Intervensi yang diberikan berhasil menurunkan kadar gula darah secara signifikan pada seluruh subjek, ditandai dengan penurunan kadar tertinggi menjadi 119 mg/dL dan kadar terendah mencapai 104 mg/dL. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Paired Sample T-test diperoleh hasil terapi akupuntur memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe-2 (xiāo kĕ) dengan sindrom defisiensi yin yang dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Terapi Akupunktur memberikan pengaruh terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes (xiāo kĕ) sindrom defisien yin yang dengan angka penurunan kadar gula darah sebelum intervensi dengan rata-rata 134.25 mg/dl dan setelah intervensi rata-rata 111.90 dengan perbedaan rata-rata penurunan sebesar 22.35 mg/dl.
Downloads
References
Amalia. A.W., dan Setiawan, J.S. (2019). Efektivitas Kompinasi Terapi Akupuntur dan Rebusan Teh Hijau dalam Menurunkan Kadar Glukosa Pada Pasien Diabetes. CHM-K Applied Scientific Journal, Vol 2 (2): 69-74.
Amra, Nizmawaty. (2018). Hubungan Konsumsi Jenis Pangan yang Mengandung Indeks Glikemik Tinggi Dengan Glukosa Darah Pasien DM Tipe 2 Di UPTD Diabetes Center Kota Ternate. Jurnal AcTion: Aceh Nutrition Journal. 3(2) : 111.
Arani Resti, Triwahyuni Tusy, Esfandiari Firhat, Nugraha Fidel Rama. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, Volume 5, Nomor 5, September 2021. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/download/4200/pdf.
Chatarina Hastri Istiarini, Asih Kusumasari Mali Umbu Lado, Elfbriser Bili, Gabriella Febrianti Chsristine, I Putu Oka Suryana. (2023) Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Vol. 14 No. 1, Januari 2023. DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf14122. https://forikes-ejournal.com/index.php/SF/article/download/sf14122/14122
Farisita, D. H., Khomsan, A., Ekayanti, I., Dewi, M., & Ekawidyani, K. R. (2021). Nutrition Interventions for Improving Nutritional Status of Toddlers in Cirebon Regency Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(3), 339–346. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i3.16083
Manik Maretty Erwanta Taulina, Asti Yunia Rindarwati, Dika Pramita Destiani. (2022). Article Review: Efek Terapetik Akupuntur Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe-2. Farmaka Vol. 20, No. 2 (2022). https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/38800. https://doi.org/10.24198/farmaka.v20i2.38800
Open Data Jabar. (2025). Open Data Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id
PDAI. (2016). Panduan Praktek Klinik Akupunktur Medik Edisi 1. Jakarta: PDAI.
Reksi Umbu Remu Samapati, Ronasari Mahaji Putri, Hilda Mazarina Devi. Perbedaan Kadar Gula Darah Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Gizi (IMT) Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), September 2023,12 (2): 417-425. http://jab.stikba.ac.id/index.php/jab. DOI : 10.36565/jab.v12i2.699
Suhita, B. M. (2021). Pengaruh Aktivitas Fisik Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan, 98-102. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/370.
Wong, M.Ferry. (2023). Hipnopresus (Kombinasi Hipnosis Dan Akupresur. Jkt :Penebar Plus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



