PENGARUH TUINA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI SINDROM HIPERAKTIVITAS YANG HATI
DOI:
https://doi.org/10.59981/54kx0b37Keywords:
hipertensi, Gāoxuěyā, tekanan darah, tuina, pijat, sindrom hiperaktivitas hatiAbstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai the silent killer karena sering berkembang tanpa gejala jelas dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), hipertensi dikaitkan dengan kondisi seperti Gāoxuěyā, Ganfeng (Liver Wind), dan Ganyang (Liver Yang hyperactivity). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi tuina terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan sindrom hiperaktivitas hati. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-post test. Sampel terdiri dari 20 responden berusia 30–40 tahun yang dipilih secara purposive dan menjalani terapi tuina setiap hari selama enam hari pada periode Maret–Juni 2025 di Griya Pahri, Kota Depok, Jawa Barat. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Hasil analisis menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi sebesar 135,00 mmHg dan diastolik 84,80 mmHg, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 116,45 mmHg (sistolik) dan 77,75 mmHg (diastolik). Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Penurunan rata-rata tekanan darah mencapai 18,65 mmHg (13,79%) untuk sistolik dan 7,05 mmHg (8,31%) untuk diastolik. Disimpulkan bahwa terapi tuina berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan sindrom hiperaktivitas hati.
Downloads
References
Cahyaningrum, C., Husnia, N. H., Setiawati, R., Pratiwi, S. R. E., Munawaroh, M., & Fitriah, H. (2022). Metode Akupresur untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia Dusun Bonganti RT 01 RW 03 Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Indonesian Journal Of Ccommunity Empowerment (IJCE), 4(2), 149-153
Dinas Kesehatan Kota Depok. (2022). Profil Kesehatan Kota Depok Tahun 2021. Depok: Dinas Kesehatan Kota Depok.
Farisita, D. H., Khomsan, A., Ekayanti, I., Dewi, M., & Ekawidyani, K. R. (2021). Nutrition Interventions for Improving Nutritional Status of Toddlers in Cirebon Regency Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(3), 339–346. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i3.16083
Hui-Xin Yan et al. (2025). Therapeutic effect of Chinese Tuina on diabetic peripheral neuropathy: systematic review and meta-analysis. American Journal Of Translational Research. 2025 Jan 15;17(1):499–511. doi: 10.62347/QAUW2551.
Kemenkes. (2023). Hipertensi Disebut sebagai Silent Killer, Menkes Budi Imbau Rutin Cek Tekanan Darah. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230607/0843182/hipertensi-disebut-sebagai-silent-killer-menkes-budi-imbau-rutin-cek-tekanan-darah/
Liu Naigang. (2023). 10-Minute Tui Na Massage. China: Shanghai Press and Publishing Development Co.,Ltd.
Nurhayati, Ummy A., Ariyanto Andry., Syafriakhwan. (2023). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap kejadian hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta: 1(22).
Open Data Jabar. (2025). Open Data Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id
Yulianingsih. Susi, Yuniarti (2023). Hubungan Antara Asupan Makanan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pedagang Di Pasar Kejambon KotaTegal. Era Klinis: Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan Hlm. 19-26. https://jurnal.eraliterasi.com/index.php/eraklinis/article/view/18/18
WHO. (2022). Guideline for the pharmacological treatment of hypertension in adults: summary. Publications-Overview. https://www.who.int/publications/i/item/9789240050969.
Wong Ferry M. (2023). Hipnopresur : Kombinasi Hipnosis dan Akupresur. Jakarta: Penebar Plus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



