PERANAN TERAPI TUINA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI SINDROM DEFISIENSI YIN DAN HIPERAKTIVITAS YANG
DOI:
https://doi.org/10.59981/vrf2vx60Keywords:
hipertensi, tekanan darah, tuina, pijat, akupresur, sindrom defisiensi yin hiperaktivitas yang.Abstract
Hipertensi merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Hipertensi ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas nilai normal. Dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), kondisi ini dikaitkan dengan istilah Gāoxuěyā serta manifestasi klinis seperti pusing (Xuànyūn), sakit kepala (Tóutòng), dan Gānfēng (angin hati), khususnya pada sindrom defisiensi yin dengan hiperaktivitas yang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tuina terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan sindrom defisiensi yin hiperaktivitas yang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pre-post test. Sampel terdiri dari 20 responden berusia 30–40 tahun yang dipilih secara purposive dan menjalani terapi tuina setiap hari selama enam hari pada periode Maret–Juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum intervensi sebesar 135,15 mmHg (sistolik) dan 85,55 mmHg (diastolik), sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 120,75 mmHg (sistolik) dan 79,45 mmHg (diastolik). Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara tekanan darah sebelum dan sesudah terapi. Penurunan rata-rata tekanan darah tercatat sebesar 14,40 mmHg (10,65%) untuk sistolik dan 6,10 mmHg (7,13%) untuk diastolik. Disimpulkan bahwa terapi tuina berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan sindrom defisiensi yin hiperaktivitas yang.
Downloads
References
Ayo Sehat. (2025). Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi). Siklus Hidup. Pencegahan Infeksi pada Usia Produktif. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/pencegahan-infeksi-pada-usia-produktif/hipertensi-tekanan-darah-tinggi.
Ginting, D., & Etalia Br Brahmana, N. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Kegiatan Posyandu di Desa Lumban Sinaga Wilayah Kerja Puskesmas Lumban Sinaga Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2017. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 5(1), 72–85. https://doi.org/10.33143/jhtm.v5i1.327
Guan Hongyi, et.al. (2022). A systematic review of Tuina for cervical hypertension: A protocol for systematic review and meta-analysis. Medicine 101(40):p e30699, October 07, 2022. DOI: 10.1097/MD.0000000000030699. https://journals.lww.com/md-journal/fulltext/2022/10070/A_systematic_review_of_Tuina_for_cervical.1.aspx?context=LatestArticles.
Harditya, K. B., Darmawati, I. D. A. A., & Devi, N. L. P. L. (2023). Analisis tekanan darah dan diagnosis nadi berdasarkan diferensiasi sindrom pada penderita hipertensi. Menara Medika, 5(2), 166-176.
Maciocia, Giovanni. (2022). The Practice Chinese Medicine. The Treatment Of Diseases With Acupunkture And Chinese Herbs. USA : Elsevier.
Open Data Jabar. (2025). Open Data Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id
Sukarja, I. M. (2019). Stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pedagang pasar tradisional. Jurnal Gema Keperawatan, 12(1). https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/836.
WHO, 2023. Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension.
Wong Ferry M. (2023). Hipnopresur : Kombinasi Hipnosis dan Akupresur. Jakarta: Penebar Plus.
Yulianingsih. Susi, Yuniarti (2023). Hubungan Antara Asupan Makanan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pedagang Di Pasar Kejambon KotaTegal. Era Klinis: Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan Hlm. 19-26. https://jurnal.eraliterasi.com/index.php/eraklinis/article/view/18/18.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



