PERANAN TERAPI TUINA DALAM PENURUNAN KADARGULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES (XIAO KE) SINDROM DEFISIENSI QI DAN YIN
DOI:
https://doi.org/10.59981/kafe2f83Keywords:
diabetes, xiāo kĕ, gula darah, tui na, sindrom defisiensi qi dan yinAbstract
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit tidak menular yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tuina terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom defisiensi qi dan yin. Metode: penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, one group pre-post test design, teknik purposive sampling sebanyak 20 subjek penelitian dari bulan maret-juni 2025 di Yayasan Akupunktur Sumber Sehat, Kota Bandung, Jawa Barat. Sampel berusia 30-40 tahun dengan terapi tuina setiap hari selama 6 hari dan dilakukan cek kadar gula darah sebelum dan setelah di lakukan terapi. Hasil penelitian kelompok usia 30-40 tahun menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih tinggi, yaitu 12 orang (60 %) dibandingkan dengan jumlah laki – laki, yaitu 8 orang (40 %). Data kadar gula darah yang mengalami penurunan tertinggi di angka 32 mg/dl sebanyak 1 subjek (5 %), sedangkan terrendah diangka 21 mg/dl sebanyak 1 subjek (5 %). Hasil dari uji normalitas dengan shapiro-wilk nilai > dari 0.05 sehingga data diatas berdistribusi normal. Hasil paired sample t-test terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan setelah dilakukan intervensi, yaitu nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.005. Terapi tuina memberikan pengaruh penurunan terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 (xiāo kĕ) sindrom defisien qi dan yin dengan angka penurunan sebesar 25.9 mg/dl dari angka sebelum intervensi dengan rata-rata 133.45 mg/dl dan setelah intervensi rata-rata 107.55 mg/dl.
Downloads
References
Andriani, W. R. & Hasanah, D. R. N. (2023). Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2). Tirtayasa Medical Jurnal, Vol 2 (No 2), pp. 77-84.
Arania Resti, Triwahyuni Tusy, Esfandiari Firhat, Nugraha Fidel Rama. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, Volume 5, Nomor 5, September 2021. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/download/4200/pdf.
Deylafaith, Graniella Raranta., dkk (2023). Diabetes melitus tipe 2 dan perilaku dokter keluarga di Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas, JKKT Volume 11 Nomor 2 (2023). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JKKT/article/view/53172
Eka Pratiwi, Reni Novianti Sajidin, Muhammad Andriyanto, Aref (2024). Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Dalam Mengdalikan Kadar Gula Darah Di Poskesdes Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Skripsi S1 Keperawatan 2024. https://repositori.ubs-ppni.ac.id/handle/123456789/3213
Farisita, D. H., Khomsan, A., Ekayanti, I., Dewi, M., & Ekawidyani, K. R. (2021). Nutrition Interventions for Improving Nutritional Status of Toddlers in Cirebon Regency Indonesia. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(3), 339–346. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i3.16083
Kemenkes. (2023). Hari Diabetes Nasional. Jakarta: Perpustakaan Kemenkes RI.
Maciocia, Geovanni. (2022). Maciocia’s The Practice Of Chinese Medicine, Third Edition. USA: Elsevier.
Nofi Susanti, Della Dwi Syahpira, Supangge Tiara Aulia, Arya Rahman Syahmala (2024). Hubungan Usia Pada Kejadian Diabetes Mellitus Tipe-2 Dengan Pendekatan Stepwise. Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5, No. 2, Juni 2024. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/download/28312/20682
Open Data Jabar. (2025). Open Data Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id
Reksi Umbu Remu Samapati, Ronasari Mahaji Putri, Hilda Mazarina Devi. (2023) Perbedaan Kadar Gula Darah Berdasarkan Jenis Kelamin dan Status Gizi (IMT) Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), September 2023,12 (2): 417-425. http://jab.stikba.ac.id/index.php/jab. DOI : 10.36565/jab.v12i2.699
Rismayanti, I. D. A., Sundayana, I. M., Ariana, P. A., & Heri, M. (2021). Edukasi Diabetes terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 110–116. https://doi.org/10.31539/joting.v3i1.2111
Suhita, B. M. (2021). Pengaruh Aktivitas Fisik Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan, 98-102. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/370.
Wong, M.Ferry. (2023). Hipnopresus (Kombinasi Hipnosis Dan Akupresur. Jkt :Penebar Plus.
WHO. (2025). Management of Diabetes. https://www.who.int/southeastasia/activities/management-of-diabetesGO.
Yan, H. X., Guan, H. Y., Sun, J. B., Zhang, S. B., Zhu, H. Y., Wang, F. Y., ... & Song, B. L. (2025). Therapeutic effect of Chinese Tuina on diabetic peripheral neuropathy: systematic review and meta-analysis. American Journal of Translational Research, 17(1), 499. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11826208/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami, setuju dengan syarat-syarat berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak dari publikasi pertama dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk melakukan perubahan, menyesuaikan dan membangun karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal dalam Jurnal . Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi di jurnal kami.



